Tuesday, October 18, 2011

bye, piano!

Goodbye, my beloved piano! You served me well.

Cuma masalahnya.. dikau berat sekaliiii.. Ga sanggup bawa turun 2 lantai tanpa lift (dan waktu pindahan yang lalu ngangkut ke atas sama 6 orang aja rasanya udah serem banget). Mau nyewa mover, lah kok ya harganya sampe 6x lebih mahal daripada harga beli.

Nanya ke toko piano buat tuker tambah sama piano baru, biasanya kalau kita beli piano dari tempat mereka, mereka mau ambil piano lama. Ini, setelah tahu pianonya terletak di lantai 2 tanpa lift.. mereka ga mau. Bahkan kalau gratis sekalipun. Terus nanya ke toko loak, bahkan mereka pun ga mau!

Akhirnya dibantu sama Ibu Ine, dapatlah orang yang mau menerima hibahan piano ini (gratis) dengan syarat: angkut sendiri. Ternyata ada 4 orang yang ngantri, dan salah satunya dari satu yayasan Betuwe Wereldwijd, yang bekerja untuk charity di negara-negara berkembang. Piano ini bakal dibawa ke Suriname untuk disumbangkan ke gereja, katanya.

Gimana dengan mengangkutnya? Tadinya kalau saya nyewa mover, yang terbayang adalah bakal pake moving lift keluar lewat balkon.. eh tapi orang-orang yayasan ini dengan bertiga saja, bawa turun lewat tangga dong! Dan dalam 10 menit saja! Memang orang Belanda hebat dan kuat deh!

Jadi, bagaimana nasibku dan Mentari yang udah terlanjur attach dengan piano?

Hehehe.. rencananya sekarang adalah perburuan piano berikutnya berlanjut dengan perburuan piano digital! :-) Tapi sebelumnya, mari kita beres-beres rumah dulu!

0 Comments:

Post a Comment

<< Home