wawancara
Pagi ini wawancara Shell scholarship via telepon.
Aneh rasanya, ternyata berbicara tanpa ”saling melihat” itu tidak terlalu mudah.
Selain kesulitan ”standar” yaitu pertanyaan-pertanyaan yang tidak kita duga, hal lain yang sulit ketika wawancara adalah kita harus tahu bahwa ada saatnya kita harus bisa ”menjual diri”. Dan menjual itu artinya membicarakan hal-hal (yang kita anggap) baik mengenai diri kita. Dan sebagai orang Asia, saya sering merasa hal ini sulit dilakukan.
Menjadi diri sendiri dan berusaha membuat orang lain mengenal kita dalam waktu singkat, apalagi hanya lewat telepon, sama sekali bukan hal yang mudah, ya. Padahal kita perlu tahu (selain pewawancara tentunya perlu merasa tahu) bahwa pewawancara telah ”cukup” untuk mengenal kita dengan percakapan singkat tersebut. Untuk suatu penilaian, bukan mengenai seberapa baik kita, tapi seberapa cocok kita bagi mereka.
Mohon doanya, ya.


2 Comments:
font nya keciiil banget siy... jadi gak kebaca kan ... :)
sukse selalu
Udah digedein :)
Makasih sarannya & salam kenal.
Post a Comment
<< Home