Thursday, December 14, 2006

Lepaaas


Saya menikmati kuliah-kuliahku di sini. Sangat.
Semua kuliah yang diikuti adalah kuliah-kuliah menarik, yang kuikuti tanpa paksaan (karena di programku semua mata kuliah adalah mata kuliah pilihan). Jadi, konsekuensi untuk mengorbankan banyak waktu dan tenaga untuk kuliah yang membutuhkan usaha luar biasa, ya, itu memang diambil sendiri :). Lagipula, masa "hidup" ga pake berkorban sih. Saya belajar banyak, itu yang pasti.

Tapi ada juga beberapa kuliah yang memang direkomendasikan untuk diambil. Saya ambil juga salah satu kuliah ini. Walaupun kuliah ini ada manfaatnya, kuliah ini bukanlah kuliah yang menyenangkan buat dilalui tiap minggunya. Yang saya rasakan ketika kuliah dan mengerjakan tugas-tugasnya adalah tekanan. Tekanan yang tentu saja membuat saya tertekan. Dan tekanan itu saya buat sendiri, tentunya. Kenapa? Karena kalau saya mau, boleh-boleh saja saya drop kuliah itu. Tapi mengingat waktu yang telah sekian banyak tercurahkan buat kuliah itu, ga deh, ga ada kata "keluar" dalam kamus saya.

Dan sekarang saya makin tertekan ketika harus mengulang salah satu ujiannya.
Argh. Bukan karena ternyata saya tidak cukup menguasai kuliah tersebut, tapi ternyata.. saya belum juga diizinkan untuk "lepas" dari kuliah itu.

Tapi kenapa ya, perasaan tekanan itu harus ada?
Tekanan untuk segera "bebas" dari "masalah-masalah" sekarang. Project yang majunya pelaaan sekali, padahal sudah dekat deadline. Ujian-ujian yang menghantui, tugas-tugas yang tiada habisnya, kekhawatiran-kekhawatiran, dan juga... perasaan ingin "bebas" dari keinginan ingin bertemu kekasih tercinta.

Ah. Kenapa ya tekanan itu tidak bisa dilepaskan saja?
Masalah dalam hidup ini memang tidak akan pernah berakhir, bukan?


Labels:

0 Comments:

Post a Comment

<< Home