(masih tentang) masa depan
Sometimes we just have to give it a go.
Berpikir terlalu panjang sebelum melakukan sesuatu ada kalanya tidak terlalu baik. Bisa-bisa malah kebanyakan berpikir, dan hasilnya, apa yang menjadi tujuan tidak tercapai. Itulah yang akhirnya saya lakukan hari ini.
***
Beberapa minggu terakhir ini, saya sedang bekerja untuk membuat contrast agent* untuk MRI. Contrast agent ini kemudian akan di-"berikan" kepada sel, lalu akan dilihat efeknya melalui MRI. Banyak hal yang belum optimal dari contrast agent ini, padahal minggu depan sel saya sudah "siap" untuk percobaan. Hal-hal inilah yang membuat beban project cukup berat akhir-akhir ini: mengejar optimasi contrast agent, mengurus sel, dan memastikan bahwa kita memiliki teknik MRI yang tepat untuk hal ini.
Berminggu-minggu berkutat mencari formulasi contrast agent yang optimal. Tapi rasanya berkutat-kutat dalam contrast agent terus menerus tidak tampak seperti hal yang baik. Hal itu memakan waktu, bahkan bisa menghabiskan waktu satu project sendiri. Kalau seperti ini, bisa-bisa saya sama sekali tidak maju ke tahap test dalam sel, bagian yang justru menjadi tujuan. Akhirnya, bismillah, dengan informasi yang sudah saya punya sejauh ini, sudah saatnya berani melangkah maju. Hari ini saya membuat contrast agent yang siap untuk dipakai oleh sel. Mari kita lihat minggu depan, apa sel memberikan respon yang baik terhadap contrast agent ini. Setidaknya, langkah kali ini akan mengindikasikan jika project saya ini bukan hanya angan-angan, impian-impian (terlalu) tinggi para petinggi :D, belaka.
***
Kita memang tidak pernah tahu apa yang akan terjadi besok, ya?
Apalagi yang akan terjadi di masa depan. Merencanakan memang penting. Memikirkan baik-baik apa yang ingin dicapai, agar langkah yang diambil mendukung tujuan, juga adalah hal yang perlu. Tapi, kalau terlalu banyak berpikir, memastikan segala sesuatunya baik sebelum melangkah ke tahap berikutnya,... rasanya kita tidak akan pernah punya cukup informasi. Karena hari esok selalu merupakan misteri, dan ilmu kita terbatas. Dan kita perlu keberanian untuk memilih apa yang akan kita lakukan besok, selain berdoa dan bertawakal tentunya.
Di kala kepala saya sedang dipenuhi kabut tentang apa yang saya ingin (atau perlu?) lakukan di masa depan,... alhamdulillah ada satu alternatif yang terbukakan. Alternatif yang bisa saya bilang sangat berbeda dengan apa yang sudah saya lakukan (lagi-lagi!). Alternatif yang sepertinya bukan ideal, atau katakanlah tidak lazim untuk kasus saya. Bagaimanapun, alternatif tersebut sangat menarik. Menggiurkan, dan mungkin akan membukakan jalan yang lebih baik bagi saya. Siapa yang tahu? :). Yang saya tahu, mengambil alternatif ini membutuhkan banyak keberanian, untuk lagi-lagi, masuk ke dunia yang baru, yang betul-betul berbeda.
Masa depan, sungguh, hanya rahasia Yang Di Atas, ya. Yang hanya bisa saya lakukan adalah berusaha sebaik-baiknya di masa sekarang. Saya hanya ingin bahwa apa yang saya lakukan sekarang akan signifikan untuk masa depan. Berdoa.. semoga dibukakan jalan yang terbaik. Karena di antara banyaknya pilihan, hanya Dia yang paling tahu apa yang terbaik bagi kita, bukan?
***
Catatan:
*contrast agent = bahan kimia yang jika dimasukkan ke dalam tubuh akan memberikan kontras pada gambar hasil pencitraan (contoh: hasil MRI).
PS: jika ada yang tertarik mengenai apa yang saya kerjakan, dengan senang hati silakan kontak saya, ya :).
Labels: thesis


1 Comments:
Kaka, ngomong-ngomong soal MRI, ada kaitannya dengan AURA? Konon Aura adalah energi. Saya terlalu sering nonton film startrek, jadi sering membayangkan semacam alat MRI portable di masa depan yang men-scan energi yang dihasilkan tubuh (aura?), lalu dianalis berdasarkan database kasus-kasus yang sangat besar, sehingga ketahuan penyakitnya apa....
Salah tidak pemikiran saya?
salam
arry akhmad arman
http://kupalima.wordpress.com
Post a Comment
<< Home