Be free
Pernah ga terpikir bahwa jangan-jangan sesuatu yang kita khawatirkan itu, sebenarnya hanya ada di dalam pikiran kita sendiri?
Mungkin kita khawatir bahwa orang tidak menyukai kita; tapi jangan-jangan itu hanya ketakutan-ketakutan yang kita buat sendiri.
Kita khawatir jangan-jangan kita tidak mampu melakukan sesuatu; tapi jangan-jangan itu hanyalah bayangan kita sendiri.
....dst.
***
Dalam perjalanan pulang di bus beberapa saat yang lalu, saya kebetulan bertemu dengan seorang ibu orang Afrika. Anak laki-laki ibu tersebut duduk di belakang saya, sendirian. Lalu datanglah seorang ibu, yang kebetulan orang Eropa dan berkulit putih, bertanya kepada anak tersebut. Ibu ini ingin duduk berdua dengan anaknya yang masih balita, karena tempat lain kelihatannya sudah penuh.
Ibu ini bertanya dengan sopan; tidak memaksa anak itu untuk pindah.
Tapi kemudian, ibu dari anak laki-laki ini datang dan kemudian berkata dengan marah: "Tidak boleh, anak saya punya hak untuk duduk di situ!" Anak laki-laki tersebut tetap pada akhirnya memberikan tempat duduknya kepada ibu dengan anak balita itu. Dan dalam beberapa jam berikutnya ini, saya rasa hampir seluruh penumpang bus bisa mendengar ceramah ibu ini kepada anak laki-lakinya:
"Semua orang punya hak yang sama! Kamu punya hak untuk duduk di situ! Itu hak kebebasan yang diberikan Tuhan sejak kita lahir! Kalau kamu begitu mudah menyerah dan tidak mau berjuang demi kebebasan kamu, kamu nanti akan susah!" ... dan hal-hal seperti itu. Hingga akhirnya satu kalimat dari ibu tersebut menyadarkan saya apa yang sebenarnya terjadi; ketika ibu itu berkata, "Kamu tahu kan gimana rasanya jadi orang kulit hitam di sini. Jangan mentang-mentang dia orang kulit putih dia bisa seenaknya terhadap kita!"
Lho.. lho.. lho... :-).
Lihat kan, banyak hal yang sebenarnya hanya ada di pikiran kita. Ibu anak laki-laki itu berpikiran bahwa ibu dengan balitanya ini telah bersikap rasis terhadap mereka. Padahal, ibu ini hanya mengharapkan kebaikan anak laki-laki itu untuk mengerti bahwa dia membutuhkan tempat duduk itu.
***
Karena itu, saya sering berkata pada diri saya sendiri:
Be free! Lepaskan beban-beban yang sebenarnya hanya dibuat oleh pikiran saya sendiri!
Labels: inspiration


0 Comments:
Post a Comment
<< Home