Thursday, May 21, 2009

...


Ketika kau dipertemukan dengan orang-orang baik di dalam kehidupanmu,

yang ketika melihatnya kau tak tahu lagi
apakah harus tersenyum bahagia atau menangis terharu

... tidakkah kamu merasakan
bahwa Allah sedemikian baiknya kepadamu?


Labels: ,

Sunday, April 19, 2009

suara hari ini...


Amsterdam hari ini hidup sekali. Cerah dan banyak sekali orang menikmati matahari. Siang tadi saya ikut menikmati indahnya hari; menyambung silaturahmi dengan seorang teman yang sedang menjadi turis di sana bersama ibunya.

Malam ini, beberapa teman yang lain mengundang saya dan teman-teman yang lain ke house warming party-nya. Menyenangkan, setelah hampir 3 tahun berlalu, saya masih bisa mendengar cerita-cerita mereka. Cerita kehidupan.


Tapi malam ini mereka membawa sesuatu yang berbeda. Alunan suara-suara optimis dalam setiap kata. Penuh harapan dan cita. Ah, mungkin ini karena kita semua baru saja di awal sesuatu yang baru. Ketika semua masih terlihat begitu bersinar-sinar. Tapi pernahkah terpikirkan bahwa mungkin... suara-suara inilah yang akan membuat kita bisa terus bertahan, tak goyah atas terjangan badai, untuk terus, dan terus maju?

Labels:

Tuesday, March 10, 2009

ECR 2009 (2): kebaikan-kebaikan

Yang lain yang ingin saya bicarakan tentang ECR 2009 kemarin, adalah tentang kebaikan-kebaikan yang saya terima.

Saya betul-betul terkesan dengan kebaikan profesor saya. Saya merasakan kebaikannya sebagai seorang guru yang sangat peduli dengan murid-muridnya. Bukan hanya seorang pengajar, tapi juga pendidik sekaligus sahabat. Bayangkan, malam pertama kita tiba, beliau lebih memilih untuk meng-organize acara makan malam dan duduk bersama mahasiswa-mahasiswanya, daripada datang ke VIP dinner (yang katanya selalu di tempat "wah"-nya Wina). Hari pertama kongres, beliau pergi bersama-sama kita, mengajak makan pagi, dan menunjukkan jalan. Beliau tinggal di hostel bersama-sama kita, hang-out bersama-sama kita, dan banyak kebaikan-kebaikan lainnya untuk memastikan mahasiswa-mahasiswanya dalam keadaan yang nyaman.

Salah satu acara makan-makan ;)

Di kongres, beliau meluangkan 2 jam (dan sebenarnya 3x 2 jam karena ada 3 grup) untuk menemani kita berkeliling-keliling di technical exhibition yang besar itu. Beliau menjelaskan banyak teknologi baru, dan yang paling penting, menunjukkan bagaimana membuka percakapan dengan para ekshibitor. Beliau memotivasi kami semua (atau saya, setidaknya) untuk kembali ke technical exhibition di hari-hari berikutnya, dan memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapat informasi dan network!

Malam terakhir, kami pergi ke acara dinner party. Orang-orang berdasi kupu-kupu, bergaun cantik, live music, dansa, dll. Ini pertama kalinya saya datang ke acara seperti ini. Pak profesor berdansa dengan beberapa murid-nya (saya sembunyi di balik meja, takut diajak dansa :P abisnya kalau sampai nginjek kakinya gimana? hihihi), dan malam tersebut beliau selalu berpindah-pindah dari satu meja ke meja yang lain untuk mengajak kita ngobrol. Dan selain itu, ketika acara formal telah selesai, dan live music sudah diambil alih oleh DJ dan semua orang dugem, pak profesor ikutan dugem juga sampai pagi! :-)

Meja kita

"Shall we dance?"

Inti yang saya mau katakan adalah, saya dan banyak teman lainnya terkesan dengan kebaikan beliau, atas apa yang beliau lakukan untuk kami. Dan seperti yang orang-orang katakan bahwa kebaikan itu menyebar... jika kami tidak bisa membalas kebaikannya, kami akan berusaha membalasnya dengan melakukan kebaikan-kebaikan kepada orang lain...

Labels: , , ,

ECR 2009 (1): inspirasi

Cita-cita untuk pergi ke konferens besar akhirnya tercapai juga! (OK, untuk para researcher sukses, pergi ke konferens mungkin hal yang biasa). Tanggal 6-10 Maret kemarin ini 26 orang dari grup biomedical imaging TU/e pergi ke European Congress of Radiology (ECR) 2009 di Wina. Di kongres ini para radiologist dari penjuru Eropa (dan juga beberapa anggota society dari Amerika), researcher dan industri berkumpul. Di kongres tahun ini, grup kita terpilih menjadi salah satu dari 10 grup yang diundang untuk ikut ekshibisi! Pak profesor berbaik hati sekali untuk memberi kesempatan ini untuk para mahasiswa master-nya (dan tugas kita "cuma": jaga stand ekshibisi :D). Sudah 6 bulan kita (atau lebih tepatnya: pak profesor) merencanakan perjalanan ini --pesawat sudah di-book dari jauh-jauh hari, sponsor dicari, dll... Dan akhirnya, tanggal 5 Maret kemarin kita terbang dari Dusseldorf ke Wina! Exciting!!!

Austria centre, Wina

Kongres dimulai di hari berikutnya, dan ternyata memang sangat besar!! Banyak sekali ekshibitor dari industri (sampai jalan dari satu stand ke stand yang lain sangat melelahkan karena tempatnya luas sekali!) dan tentu saja mereka betul-betul terlihat dalam top shape. Kongres ini adalah kesempatan untuk para radiologist/medical physicist untuk "berbelanja" produk untuk rumah sakitnya, seperti MRI, CT, ultrasound, CAD software, dll... sehingga sangat penting untuk menunjukkan top performance di sini. Secara keseluruhan, kabarnya, ada sekitar 17000 orang berkumpul di kongres ini!

Booth ekshibisi biomedical image analysis TU/e

Fruit CT scanner -di sebelahnya ada stand juice dan smoothie gratis

Di kongres ini saya mendengarkan salah satu lecture yang paling berkesan yang pernah saya dengar. Tentang masa depan molecular imaging, topik tesis master saya dulu. Selain itu, ada satu speech dari penerima gold medalist, Ibu Helen M.C. Carty, yang sangat menyentuh. Beliau mengatakan, bahwa kesuksesan beliau adalah karena beliau sangat menikmati pekerjaannya bertahun-tahun ini. Beliau juga menyebutkan bahwa dalam kesibukannya beliau tidak pernah melewatkan acara keluarga, "because at the end, it is family that matters". So true. Tapi kemudian beliau menambahkan, bahwa ESR (European Society of Radiology) juga penting, karena ESR adalah keluarganya juga. Sweet.

Oh ya, jadi ingat satu quote bagus dari lecture tentang "women in radiology", yang isinya banyak membicarakan tentang work-life balance (bukan buat perempuan saja, tapi untuk laki-laki juga lho, ya!). Kata work-life balance itu penting karena kita semua pasti bercita-cita untuk memiliki:
a life well lived
a job well loved
Inspirasional.

Labels: , , ,

Monday, November 17, 2008

rahasia sukses


Tadi malam saya menonton liputan mengenai Peter Jones, salah satu multimilioner Inggris yang juga salah satu dragon dalam serial enterpreneur "Dragon's Den". Banyak kisahnya yang menggugah, tapi yang ingin saya bagi di sini adalah perkataannya, "
I don't have to work 16 hours a day. I work 16 hours a day because I enjoy what I do" (atau seperti itu, saya tidak ingat persis redaksinya).

Selama ini saya selalu berpikir: para enterpreneur itu bekerja dengan jam kerja panjang karena tuntutan kerjaannya. Ini sepertinya benar juga, tapi tidak pernah terpikir oleh saya, bahwa mereka melalui jam-jam kerja panjang tersebut dengan senang hati. :-).

Salah satu rahasia sukses: do what you enjoy doing. Atau kalau itu tidak mungkin, karena ga semua orang punya luxury tadi itu, just try to enjoy what you do.

Labels:

Monday, October 06, 2008

Penghargaan

Salah satu kesan baik yang saya dapatkan di grup tempat saya mengerjakan tesis: perhatian. Profesor saya, beliau sungguh perhatian. Saya bisa merasakan perhatian beliau terhadap mahasiswa-mahasiswanya. Saya merasa dianggap sebagai "seseorang" di lab, padahal bayangkan, betapa banyaknya urusan beliau. Saya sendiri rasanya perlu berpikir lagi, apakah saya sudah bisa membuat orang lain merasa sebagai seseorang yang penting.


Hari ini keluarga saya datang ke presentasi akhir saya. Profesor saya berkenalan dengan mereka. Salah satu supervisor harian saya meluangkan waktunya untuk mengantar mereka berkeliling ke lab-lab dan mendemonstrasikan banyak hal. Sungguh, saya merasa diperlakukan dengan sangat baik. Dengan penghargaan mereka terhadap keluarga saya, saya merasa keberadaan saya dihargai. Pertanyaan serupa: apa saya bisa berada di posisi seperti mereka?

Kadang kita terlena dengan posisi superior dengan penuh power, tapi lupa kalau posisi itu artinya tanggung jawab untuk melayani. With great power comes great responsibility, right?

Labels: , ,

Friday, September 19, 2008

off

I'm off. To another part of the world.
To relieve all stress and to recharge all energy.

I'll be back.
To be free. And to be me.

Labels:

Monday, August 18, 2008

musim ini akan berganti


Orang bijak pernah berkata, seringkali kita tidak menyadari betapa berharga apa yang kita miliki hingga saatnya ia menghilang.

Saya setuju.

Dan karena itu saya bersyukur dengan diperpanjangnya waktu proyek saya sekarang. Perpanjangan waktu itu memberi saya kesempatan untuk lebih menghargai apa yang saya miliki sekarang. Topik yang menarik, tempat kerja yang mendukung, orang-orang yang sangat membantu, dan juga kejutan-kejutan tak terduga yang sedikit banyak memberi pelajaran berharga mengenai bagaimana menjadi manusia.

Saya tahu, dalam hitungan minggu, proyek ini akan berakhir. Tekanan akan terlepas. Mimpi-mimpi saya tiap malam akan berubah. Doa akan terjawab. Dan jerih payah satu tahun ini akan terbayarkan. Dan satu hal yang saya juga tahu pasti: saya akan merindukan saat-saat ini.

Karena itu, saya memilih untuk bangun setiap hari, belajar untuk bersyukur, dan menikmati setiap hari yang saya miliki.


***

TU/e, 18 Agustus 2008

Ditulis kala perasaan hati terbawa kelabunya hari
Ketika hujan tak kunjung berhenti, dan matahari tak juga sudi kembali


(foto diambil oleh Mel Noy ketika di sini)


Labels: ,

Sunday, August 10, 2008

Be free

Pernah ga terpikir bahwa jangan-jangan sesuatu yang kita khawatirkan itu, sebenarnya hanya ada di dalam pikiran kita sendiri?

Mungkin kita khawatir bahwa orang tidak menyukai kita; tapi jangan-jangan itu hanya ketakutan-ketakutan yang kita buat sendiri.
Kita khawatir jangan-jangan kita tidak mampu melakukan sesuatu; tapi jangan-jangan itu hanyalah bayangan kita sendiri.
....dst.

***

Dalam perjalanan pulang di bus beberapa saat yang lalu, saya kebetulan bertemu dengan seorang ibu orang Afrika. Anak laki-laki ibu tersebut duduk di belakang saya, sendirian. Lalu datanglah seorang ibu, yang kebetulan orang Eropa dan berkulit putih, bertanya kepada anak tersebut. Ibu ini ingin duduk berdua dengan anaknya yang masih balita, karena tempat lain kelihatannya sudah penuh.

Ibu ini bertanya dengan sopan; tidak memaksa anak itu untuk pindah.

Tapi kemudian, ibu dari anak laki-laki ini datang dan kemudian berkata dengan marah: "Tidak boleh, anak saya punya hak untuk duduk di situ!" Anak laki-laki tersebut tetap pada akhirnya memberikan tempat duduknya kepada ibu dengan anak balita itu. Dan dalam beberapa jam berikutnya ini, saya rasa hampir seluruh penumpang bus bisa mendengar ceramah ibu ini kepada anak laki-lakinya:

"Semua orang punya hak yang sama! Kamu punya hak untuk duduk di situ! Itu hak kebebasan yang diberikan Tuhan sejak kita lahir! Kalau kamu begitu mudah menyerah dan tidak mau berjuang demi kebebasan kamu, kamu nanti akan susah!" ... dan hal-hal seperti itu. Hingga akhirnya satu kalimat dari ibu tersebut menyadarkan saya apa yang sebenarnya terjadi; ketika ibu itu berkata, "Kamu tahu kan gimana rasanya jadi orang kulit hitam di sini. Jangan mentang-mentang dia orang kulit putih dia bisa seenaknya terhadap kita!"

Lho.. lho.. lho... :-).
Lihat kan, banyak hal yang sebenarnya hanya ada di pikiran kita. Ibu anak laki-laki itu berpikiran bahwa ibu dengan balitanya ini telah bersikap rasis terhadap mereka. Padahal, ibu ini hanya mengharapkan kebaikan anak laki-laki itu untuk mengerti bahwa dia membutuhkan tempat duduk itu.

***

Karena itu, saya sering berkata pada diri saya sendiri:
Be free! Lepaskan beban-beban yang sebenarnya hanya dibuat oleh pikiran saya sendiri!

Labels:

Sunday, July 20, 2008

A never ending love

My mom might have not imagined before that her friendship would then be also mine. That kindness had never stopped at one person; it went on and on.

She, is more like a grandmother to me. My mom's best friend, and now also mine. It was only the second time when I saw her last time. She made a great effort to see me, taking metro for an hour with 4 transfers. I admit I don't know her so well. Really. It was also just that time I knew her age, I knew how she met my mom, I knew what she was doing. I only knew that she was my mom's best friend. But you know, I felt something when I saw her. That warm feeling. A feel of being loved.


Dear Claude Beville.. thank you for all the love;
I learned a lot just in short time meeting you.

Labels: , ,

Sunday, June 08, 2008

not knowing

Randomly watching Dawson's creek last night, I got this nice quote:

"People are usually not comfortable of not knowing, so they pretend that they know, which actually slows the process of learning. But if you can feel comfortable of not knowing, you can actually learn a Iot."

Labels:

Sunday, June 01, 2008

let go

Do you know, sometimes it's just that you have to let go of uncontrollable and unchangeable.
...

Be free!


Labels:

Sunday, May 04, 2008

Love...

... is in the air.


Labels:

Tuesday, April 29, 2008

berkomunikasi...

Di antara sekian banyak vacancy yang sering saya lihat di papan pengumuman kampus, seringkali saya melihat salah satu syarat ini:
"Since this project will require collaboration with many investigators from various backgrounds, good communicational skills are a prerequisite."
Selalu terbayang oleh saya, pekerjaan yang melibatkan banyak orang adalah hal yang sangat menarik. Sungguh menyenangkan bisa terlibat di suatu proyek yang kita memiliki posisi sendiri, tapi juga tetap perlu berkolaborasi dengan orang lain agar semuanya tetap bisa berjalan dengan baik.

Project terakhir kali saya, juga melibatkan banyak orang. Neurobiologist, MR technologist, dan computer scientist. Saya kurang lebih ada di posisi computer scientist. Bekerja di proyek tersebut berjalan sangat lancar, terutama karena setiap orang mempunyai fungsi masing-masing dan bekerja sesuai fungsinya.

Sekarang ini, untuk project thesis saya, saya juga perlu berhubungan dengan banyak sekali orang. Seorang chemist, biologist, dan MR technologist. Bedanya, saya sekarang berada di tengah-tengah. Mereka semua adalah supervisor saya, dan saya perlu mengerjakan semua hal itu. Berkomunikasi dengan semuanya bukan hal yang mudah, terutama karena satu hal berhubungan dengan yang lain, dan saya yang harus menjadi "mediator"-nya. Tapi memang, menyenangkan sekali mengerjakan sesuatu yang dinamis seperti ini. Saya belajar banyak, insya Allah, termasuk belajar mengenai diri saya sendiri... :-)

Jadi kalau melihat kalimat di vacancy di atas, saya jadi berpikir: memang benar, berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda itu, ... sama sekali bukan hal yang mudah. Kadang-kadang bikin frustasi, tapi kalau saya diberi kesempatan untuk melakukannya lagi, ... saya ga akan ragu-ragu untuk mengambilnya.

Labels: , ,

Sunday, April 27, 2008

lion fight

I just watched the new episode of Grey's Anatomy, and was struck by what the hospital head said to Izzie Stevens, one of the residents in the story:
"This contest is a lion fight.
So, chip up. Put your shoulders back. Walk proud. Strut a little.
Don't lick your wounds.
Celebrate them.
The scars you bear are the sign of a competitor.
You were in a lion fight, Stevens.
Just because you didn't win doesn't mean you don't know how to roar."
I'll let you, reader, to interpret and take whatever it may imply... :-)
Have a nice start tomorrow morning!

Labels:

Friday, April 25, 2008

Things...

.. happen for reasons.
That's something that I always believe.

For everything that I've been through...
Thank You, Allah...

thank You for loving me this much.


Labels:

Monday, March 17, 2008

Future worries!

I wonder what I'm gonna be in the future...
I successfully escaped from this thought two years ago when I decided to go abroad, but it proves to only solve the problem temporarily. As I'll graduate soon, similar problem started to haunt me again...

After all these years studying, I'm really thinking that I should start applying the little things I know to contribute to the people. The fact that I'll have spent 7 years in the university by the end of my master study really struck me lately, and now I wonder of how I should go on.

Getting a PhD position is still my preference since I like doing research, but lots of thought somewhat also convinced me that getting a job in industry (or business) would be a nice(r) option. As people often say that university is not the real world, to which I agree (only) to some extent, I'm now thinking that it's probably time to step out from this very comfortable environment and find my position out there where I can make a difference to the world. It sounds really idealistic, but honestly, I start worrying whether I'll ever be able to give anything.

PhD? Work? Combining both of them? Any other options that I missed?
The best choice would be the one that fits me best, and also the one that gives more impact to what I wanna do in the future, which is also another big question mark.

Guess I'll take more time to think about it. A little break from my routine probably will help to think more clearly.


Anyway, comments and suggestions are very much welcomed.

Labels:

Saturday, March 08, 2008

a dutch lady

"I want to give my time for others. I want to know people surrounding me. I want to give something to people, so I choose to give my time for them. I give my time for you, someone whom I probably won't meet anymore... because I think it'd be nice to make you feel welcomed."

That's what a Dutch lady who I met this afternoon said. She opened the conversation when we were standing in front of the same historical wall in the centre of Eindhoven, a wall explaining the history of Eindhoven. What she said was so inspiring, and reminding me to share what I have to people.

By the way, we ended up exchanging address, and made a plan to bike to Kinderdijk (yeay, I love Kinderdijk!) .

Labels: ,

Friday, February 08, 2008

Today

I learned to be brave and to be confident,
to have courage to present myself,
to speak out my mind and to compromise.

...

And today,
I experienced a meaning of freedom.

Labels:

Friday, January 11, 2008

transition

This is the "new" life. The one that I have chosen thoughtfully; although the more experiences I have in making decision, the more I realize I am so indecisive. All options seem exciting; all sound promising.

However, this is it. It's just the transition time, that makes it seem uneasy. Transition time is never comfortable.
Patience. Struggle.

And I know I'll find the way.

Labels: