Tuesday, March 06, 2007

Melamar master di Belanda?

Belakangan ini banyak teman-teman yang bertanya bagaimana caranya bisa melanjutkan sekolah (master) di Belanda. Mungkin ada baiknya kalau saya berbagi pengalaman di sini ketika saya mencari-cari sekolah di sini.

Tahun ajaran di Belanda dimulai pada minggu pertama bulan September (setidaknya itu yang saya tahu untuk 3 technical university di sini: TU/e (TU Eindhoven), TU Delft, dan Twente University). Pendaftaran dibuka sepanjang tahun. Jarak antara memasukkan aplikasi (essay, transkrip, TOEFL/IELTS) sampai keputusan penerimaan, kurang lebih 1,5-2 bulan.

Untuk sekolah di sini, beasiswa harus dicari di institusi yang berbeda, sekalipun ada juga beasiswa yang diberikan oleh universitas. TU/e setiap tahunnya menyediakan 50 beasiswa penuh untuk mahasiswa asing *Ayo, daftar TU/e, ya! :P*. TU Delft juga menyediakan beasiswa di beberapa jurusannya, tapi biasanya beasiswanya ini tidak penuh. Di Indonesia, informasi beasiswa banyak bisa didapatkan di NEC Jakarta. Salah satu beasiswa yang paling populer adalah STUNED (tapi sayang, fresh graduate sepertinya tidak bisa mendaftar ini).

Ada juga, beberapa aplikasi beasiswa yang hanya bisa dilakukan jika kita mendapat rekomendasi dari universitas yang menerima. Contohnya, beasiswa HSP Huygens. Beasiswa ini beasiswa penuh (hati-hati, bedakan antara HSP Huygens dan Huygens. Yang terakhir ini, beasiswanya tidak penuh). Untuk mendaftar beasiswa ini, kita perlu menghubungi universitas yang kita tuju bahwa kita ingin direkomendasikan untuk menerima beasiswa ini. Universitas akan melakukan seleksi, sebelum akhirnya memberikan kita rekomendasi. Setelah mendapat rekomendasi inilah, baru kita bisa mendaftar. Untuk kasus-kasus seperti ini, ada baiknya juga di lembar aplikasi kita ke universitas, kita tuliskan bahwa kita meminta untuk dicalonkan sebagai penerima beasiswa ini.

Contoh beasiswa yang perlu rekomendasi universitas lainnya adalah Shell. Untuk beasiswa Shell ini, juga universitas yang bersangkutan yang akan memilih siapa-siapa saja yang akan mereka rekomendasikan untuk menerima beasiswa ini. Setelah ada rekomendasi, baru kita bisa mengisi aplikasi beasiswa, dan kemudian wawancara.

Mencari-cari beasiswa sendiri sangat baik dilakukan setelah kita mendapatkan acceptance letter dari universitas yang bersangkutan (sekalipun bisa juga ketika pengumuman belum keluar, namun dengan acceptance letter posisi kita lebih kuat). Aplikasi beasiswa untuk tahun ajaran yang sama biasanya ditutup sekitar Februari - April (tergantung jenis beasiswa). Dengan begitu, waktu paling aman untuk mendaftar universitas adalah sekitar bulan Desember atau paling lambat Januari, agar masih cukup waktu untuk mendaftar beasiswa. Perlu juga diperhitungkan waktu untuk tes TOEFL, karena pengumumannya bisa memakan waktu 2 minggu - 1 bulan. Oh ya, untuk aplikasi ke Belanda, institutional TOEFL yang diselenggarakan oleh NEC juga bisa diakui, tidak perlu international TOEFL.

Sekarang apa yang harus kita lakukan jika kita telah menerima beasiswa?
Pengumuman beasiswa biasanya keluar sekitar bulan Mei - Juni. Deadline dari universitas untuk memberikan konfirmasi bahwa kita jadi berangkat (dan juga menunjukkan bukti bahwa kita memiliki dana yang cukup untuk studi di sana) juga sekitar bulan-bulan ini. Jika beasiswa kita dapatkan atas aplikasi kita sendiri, kabari ke universitas bahwa kita sudah mendapatkan beasiswa. Atau jika beasiswa yang kita dapatkan adalah beasiswa yang direkomendasikan oleh universitas, pihak universitas akan tahu jika kita telah memenangkan beasiswa tersebut. Setelah kondisi dana ini jelas, pihak universitas akan memulai pengurusan visa. Pengurusan visa ini memakan waktu yang cukup lama jika kita lakukan sendiri. Jika dilakukan oleh pihak universitas, prosesnya kurang lebih sekitar 5 minggu (saja). Kita tinggal menunggu dan ketika aplikasi visa kita sudah disetujui, kita akan dikabari untuk pergi ke Kedutaan Belanda di Jakarta. Setelah ini, kita tinggal menunggu satu minggu hingga visa tertempel di paspor kita.

Jadi, kurang lebih skemanya seperti ini:

daftar ke universitas (juga beritakan ke universitas bahwa kita mencari/meminta rekomendasi beasiswa) (Des/Jan) --> acceptance letter (Jan/Feb)--> masukkan aplikasi beasiswa (Feb) --> masukkan aplikasi untuk akomodasi (universitas akan membantu untuk masalah ini) (Mei/Juni) --> berangkat (Agustus).

Perhatikan juga baik-baik deadline-deadline yang mereka berikan.

Mengenai hal-hal yang lebih detil, syarat-syarat aplikasi, deadline beasiswa dll, silakan dibaca di website-website masing-masing universitas, ya :)

Beberapa link: *Mohon maaf, link-link universitasnya hanya untuk technical university *
- TU/e : www.tue.nl
- TU Delft : www.tudelft.nl
- Twente University: www.utwente.nl
- NEC : www.nec.or.id
- Beasiswa Shell: www.shellscholar.org
- HSP Huygens: www.nuffic.nl/hsp

Ok, kira-kira begitu. Semoga bisa membantu...
Sampai ketemu di sini, ya. *Insya Allah, kalau saya juga masih di sini :)*

Labels:

13 Comments:

Blogger erika said...

Hmm..hm... gimana kalau udah keterima di uni tapi ternyata ga dapet beasiswa?

10:01 AM  
Blogger fuzzydesi said...

Wah, kalau udah keterima di uni tapi ternyata ga dapet beasiswa... terpaksa harus ditunda. Kita beritahu ke pihak uni bahwa kita nggak bisa datang tahun ini karena ga ada beasiswa.

Kalau kita masih mau coba mencari beasiswa untuk tahun ajaran berikutnya, kita bisa bilang pihak uni untuk melakukan "re-consideration" buat aplikasi kita di tahun berikutnya. Aplikasi kita ke uni yang bersangkutan biasanya bisa berlaku dua tahun, jadi kita ga perlu bikin essay ulang, etc.

5:45 PM  
Blogger Unknown said...

wah, postingan nya pas banget nih....saya baru aja dapet acceptance email dari TU/e, lalu katanya kan pengumuman beasiswanya baru Mei/Juni. Pengen nanya, selain beasiswa dari TU/e n Shell, apa ada juga beasiswa yang bisa kita apply klo udah di sana? (soalny klo Huygens kn dah lewat nih deadlineny)
Terimakasih sebelumnya yaa =)

6:21 AM  
Blogger fuzzydesi said...

Pertama-tama selamat ya atas acceptance-nya di TU/e. Semoga beasiswanya dapat. :)

Saya kurang tahu beasiswa apa yang bisa diapply setelah ada di sini. Selama ini belum pernah ada teman yang saya kenal, yang mencari beasiswa setelah datang ke Belanda. Sepertinya kalau ga dapat beasiswa sebelum pergi, agak susah untuk pergi kecuali kalau kita memang punya kemampuan finansial yang cukup untuk ditunjukkan ke universitas (karena mereka yang akan membuatkan visa untuk kita). Selain itu, yang memberatkan lagi adalah tuition fee yang besar (sekitar 8000 euro untuk non-EU citizen), beda dengan universitas di Jerman (yang rata-rata ga ada tuition fee).

Sukses ya!

7:24 AM  
Blogger Unknown said...

Amiiin, smoga dapet =) Btw, kalau beasiswa dari TU/e yg jumlahnya 50 itu biasanya yg dapet yg gimana ya? Apa yg IPny ok bgt, atau bdasarkn negara jg, atau ada kriteria2 lain yg biasanya masuk hitungan?

Oiya, saya Renaldi, MS'01 ITB. Maaf ya jadi banyak nanya nih ;p

Terimakasih ya...

1:27 PM  
Blogger fuzzydesi said...

Wah, untuk pertanyaan satu ini, lebih nggak tahu lagi jawabnya :) Maaf, ya. Tahun kemarin ada dua orang dari Indonesia yang dapet, satu dosen di Tekkim Unila, satu dosen di TI Petra.

Gapapa ko, kalau ada yang mau ditanyain, kirim comment lagi juga boleh.

1:54 PM  
Blogger Samuel Louvan said...

Postingan yang sangat berguna Des!

7:28 AM  
Blogger fuzzydesi said...

Makasih, Samuel! Mudah-mudahan ketemu di sini, ya..!

10:51 AM  
Blogger fachry_papua said...

Asslm...
sebelumnya makasih udh mau berbagi cerita/pengalaman
moga ini berarti bagi kita2 yg ada di indonesia..

sy skrg kuliah di Jurusan Teknik Sipil.insya Allah akhir tahun ini ay lulus dan pengen melanjutkn S2 di Belanda..
sy pengen ngambil Transportasi di TU Delft....apa Univ itu teknik itu bgus di Belanda>??
bgm caranya mendapatkan beasiswa...??

thnx

2:20 PM  
Blogger fuzzydesi said...

Waalaikumsalamwrwb Fachry..

Mengenai Transportasi TU Delft bagus atau tidaknya, saya sama sekali tidak tahu. Maklum, bidangnya jauh berbeda. Lebih baik tanyakan dengan dosen-dosen, atau cari beritanya di internet :-).

Untuk mendapatkan beasiswa, detilnya, bisa dilihat di website masing-masing universitas (TU Delft, untuk kasus ini). Di situ dijelaskan dengan detil persyaratan dll-nya.

7:56 PM  
Anonymous Anonymous said...

thanks ya u/ infonya. gw pingin ngedaftar beasiswa di holland. gw pengen nyoba huygens (kan fresh grad). punya info lagi ga ttg huygens? thanks ya.

7:02 AM  
Anonymous Anonymous said...

mbak,,kalo di belanda yang bagus uni-nya untuk teknik sipil apa ya? rencananya mau ambil spealisasi tanah soalnya...tnx

3:22 AM  
Blogger edwina ms said...

ass,,
mba sy mw tny, jenis beasiswa yg didapat apa? full atw half??
trus mba dpt beasiswa melalui NEC??
sy msh kurang jelas ttg beasiswanya...apa termasuk biaya hidup juga??
maaf jd bnyk tny :)
thx b4,,
wass,,

1:20 PM  

Post a Comment

<< Home