hangat
Ketika lagi cape sekali begini, banyak pikiran, yaru-ki-nai, dan harus menguatkan hati untuk terus menjalankan rutinitas seperti biasanya,...
keberadaan orang-orang yang ramah di sekeliling kita membuat hati ini rasanya hangat.
Seseorang yang menyapa saya di bus, seorang teman lama --yang kebetulan hari ini bekerja di rumah sakit juga-- yang menanyakan kabar saya ketika bertemu, seorang ibu schoonmaker di NICU --yang tampaknya mulai terbiasa dengan kehadiran saya di sana-- yang tergopoh-gopoh mengambilkan kunci ruangan melihat saya datang dengan banyak bawaan.
Ah, dari mereka aku belajar, kita bisa menjadi "seseorang" bagi orang yang tidak kita kenal sekalipun.
Setidaknya belajarlah untuk memberikan senyuman, teman, jika hal lain tampak terlalu mewah untuk kita berikan.
Karena siapa tahu, itu bisa menghangatkan hidup seseorang, dan membuatnya bertahan.
===
PS. ga sabar menunggu pelukan yang menghangatkan hati 2,5 minggu lagi.
Labels: inspiration


0 Comments:
Post a Comment
<< Home