Saturday, December 29, 2007

Belgia - Brugge

Brugge, kota yang berjarak sekitar 25 menit dengan kereta ke arah barat daya Gent, adalah salah satu kota yang paling banyak turisnya. Hari ini kita mengunjungi ijssculptuur festival di Brugge, sekalian jalan-jalan keliling kotanya. Pameran ini terletak di depan stasion Brugge, di lahan seluas 1500 meter persegi. Pahatan-pahatannya dibuat dari 300 ton es dan 400 ton salju. Di dalamnya dingin sekali, -5 derajat. Kita di dalam sekitar setengah jam, sebelum menyerah karena kedinginan!


Kota Brugge terasa lebih tenang, dibanding dengan Gent yang sibuk, dan juga lebih asri. Sayangnya, kami hanya punya waktu kurang lebih satu jam untuk berkeliling.


Salah satu yang asli dari Brugge adalah crochetted lace:

Labels: ,

Friday, December 28, 2007

Belgia - Gent

Hari kedua jalan-jalan di Gent setelah Jumat'an. Kotanya indah.. dan romantis ;). Berbekal peta, kita berdua + saudara "menjelajahi" Gent.

Kanal

Kastil Gravensteen

Groentenmarkt (difoto dari atas kastil)

Gent (diambil dari atas kastil)

Labels: ,

Thursday, December 27, 2007

Belgia - Brussel

Liburan akhir tahun 2007, saya dan Mas Zzz ke Belgia. Mengunjungi uwa dan keluarga di Gent, sekalian juga jalan-jalan, dan membawa Mas Zzz jalan-jalan keluar Belanda :D. Alhamdulillah residence permit-nya ternyata beres cukup cepat (sekitar 1 bulan, dan bahkan bisa lebih cepat kalau waktu itu dia lebih cepat pergi ke GGD untuk TBC testnya --di sini untuk dapat permit harus ikut tes TBC, untuk negara-negara tertentu pastinya ;)

Kita berangkat naik bus Eurolines dari Eindhoven ke Brussel, dan ganti kereta dari Brussel ke Gent. Dengan begini, perjalanan jadi lebih murah: bus Eindhoven-Brussel pp 25 euro (23 euro kalau di bawah 26 tahun) dan kereta Brussel-Gent pp 7 euro karena lagi musim liburan. Bandingkan dengan kereta Eindhoven-Gent pp yang bisa sampai 58 euro (tanpa korting). Lamanya perjalanan juga kurang lebih sama, total sekitar 3 jam.

Hari pertama kita jalan-jalan di Brussel. Diantar oleh saudara-saudara di Gent, yang sekalian merangkap jadi guide. Asiknya! Ini keempat kalinya saya ke Brussel, sejak tahun 2003, tapi saya masih belum bosan menikmati kota ini. Arsitektur Gothic yang indah, tata kota yang berbeda, Grand Place yang megah, semuanya!

Ini beberapa rekaman: (foto diambil oleh Rixie)

Town hall -Hotel de Ville

Cathedrale Sts-Michel et Gudule

Konstruksi --bagian luar dari bangunan ga boleh dipugar

Mini Europe --replika Eropa (atomium di belakangnya real, ya!)

Atomium (struktur atom besi diperbesar 165 milyar kali) di malam hari


Labels: ,

Sunday, December 23, 2007

Victoria rose garden

Baru lihat-lihat lagi foto-foto di Melbourne tengah tahun ini. Ada foto cantik ini nih:


Iya, satu minggu sebelum pulang dari Melbourne, kita jalan-jalan ke Victoria rose garden di Werribee. Sebenernya sudah dari sebelum-sebelumnya pengen kesana, tapi di kunjungan minggu sebelumnya.. kita pergi di hari Minggu, salah naik bus, dan kalau naik bus yang benar sekalipun ga akan sampe-sampe karena busnya tidak beroperasi hari Minggu! Hhhh.

Lihat deh, sadar ga kalau bunga mawarnya besar sekali!! Padahal kalau kata ibu-ibu relawan yang kami ajak ngobrol (nenek-nenek mungkin ya, karena usianya sudah 70! --tapi masih sangat sehat untuk berkebun!!) bunga mawar ini adalah bunganya negara bermusim dingin, bukan subtropik seperti Melbourne. Tapi pantas aja, kalau di Bandung bunga mawarnya kecil-kecil, karena jelas-jelas di sana panas sepanjang tahun :-).

Tapi jangankan di rose garden itu, bahkan bunga yang tumbuh di halaman depan sebuah rumah pun mawarnya tetap besar!! Lihat.. lihat..


Satu lagi ah, foto ibu di rose garden:

Love & miss you sooo much, Bububu!

Labels:

Friday, December 21, 2007

Akhir tahun

Kututup juga semua kertas-kertas di depanku. Sudahlah, akan kuteruskan membaca tahun depan saja, ketika semua orang kembali dengan semangat yang baru. Sudah dari beberapa jam yang lalu suasana di ruanganku ini begitu ramai. Semua orang bertukar sapa. Hari ini hari kerja terakhir di tahun ini. 3 orang menyelesaikan internshipnya hari ini, dan berarti kecuali saya yang mengunjungi mereka di negaranya masing-masing, kecil kemungkinannya kita akan bertemu kembali. Orang-orang yang akan kembali di bulan Januari pun satu persatu mulai berpamitan karena akan mengejar kereta pulang ke negaranya masing-masing untuk liburan akhir tahun.

Ah, kapan aku yang akan berpamitan karena akan pulang ke rumahku? :-)
*Ups, di mana ya rumahku? Kalau orang suka bilang "rumah adalah tempat dimana cinta berada", rumahku dimana-mana ya :-). Ada di Belanda bersama cuamiku cayang, di Indonesia bersama orang tuaku tercinta dan keluarga besar, dan juga di Australia bersama adik manisku. Uh, kangen. Jagalah mereka semua, ya Allah.*

Menyenangkan juga memperhatikan suasana chaotic beberapa jam terakhir ini. Di satu sudut orang-orang bergembira, di satu sudut yang lain seorang temanku --orang di sini lebih senang menyebut dengan kolega, tapi untukku dia adalah temanku! Dia adalah salah seorang yang sangat peduli padaku di ruangan besar ini--, menangis karena tekanan yang begitu besar di akhir internshipnya ini. Syukurlah, supervisornya yang sepertinya menjadi salah satu kontributor tekanan, sudah ada di sisinya sekarang. C'est la vie, katanya, kita boleh punya mimpi-mimpi banyak, boleh punya ambisi besar, tapi juga kita perlu tahan terhadap banyak rintangan. Bukan saja dengan hasil yang kadang-kadang membuat tidak bersemangat, tapi juga faktor-faktor lain --conflict of interest perusahaan vs universitas, prosedur yang panjang juga hal lain yang juga membuat kita (dalam posisi saat ini :P) tidak bisa benar-benar independen.

Akhir tahun ini banyak yang harus kusyukuri. Aktivitas yang kupunyai membuatku bersemangat --walaupun juga berarti belajar untuk merasa nyaman berada di tengah-tengah orang yang seringkali terasa asing, bisa internship di Australia dan berkumpul kembali dengan keluargaku, mulai tinggal bersama-sama suamiku, dan banyak sekali nikmat-Nya yang tidak akan pernah bisa kuhitung.

Oh ya, selain itu, doaku untuk melihat salju di Eindhoven terkabul.
Sekalipun bukan benar-benar salju, akhirnya kemarin frost, setelah berhari-hari suhu di bawah nol. Atau malah mungkin kemarin itu bersalju, ya? Karena di tengah kota saat bersepeda, sekelilingku sudah putih semua. :).

***

Selamat berakhir tahun, semuanya. Semoga kita bisa menuai apa yang kita tanam. Semoga tahun depan kita bisa menebar benih-benih manfaat ke orang-orang, lingkungan, dan dunia di sekitar kita. Semoga tahun depan kita menjadi orang yang lebih baik dari kita tahun ini. Amin.

Labels: