Tuesday, April 29, 2008

berkomunikasi...

Di antara sekian banyak vacancy yang sering saya lihat di papan pengumuman kampus, seringkali saya melihat salah satu syarat ini:
"Since this project will require collaboration with many investigators from various backgrounds, good communicational skills are a prerequisite."
Selalu terbayang oleh saya, pekerjaan yang melibatkan banyak orang adalah hal yang sangat menarik. Sungguh menyenangkan bisa terlibat di suatu proyek yang kita memiliki posisi sendiri, tapi juga tetap perlu berkolaborasi dengan orang lain agar semuanya tetap bisa berjalan dengan baik.

Project terakhir kali saya, juga melibatkan banyak orang. Neurobiologist, MR technologist, dan computer scientist. Saya kurang lebih ada di posisi computer scientist. Bekerja di proyek tersebut berjalan sangat lancar, terutama karena setiap orang mempunyai fungsi masing-masing dan bekerja sesuai fungsinya.

Sekarang ini, untuk project thesis saya, saya juga perlu berhubungan dengan banyak sekali orang. Seorang chemist, biologist, dan MR technologist. Bedanya, saya sekarang berada di tengah-tengah. Mereka semua adalah supervisor saya, dan saya perlu mengerjakan semua hal itu. Berkomunikasi dengan semuanya bukan hal yang mudah, terutama karena satu hal berhubungan dengan yang lain, dan saya yang harus menjadi "mediator"-nya. Tapi memang, menyenangkan sekali mengerjakan sesuatu yang dinamis seperti ini. Saya belajar banyak, insya Allah, termasuk belajar mengenai diri saya sendiri... :-)

Jadi kalau melihat kalimat di vacancy di atas, saya jadi berpikir: memang benar, berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda itu, ... sama sekali bukan hal yang mudah. Kadang-kadang bikin frustasi, tapi kalau saya diberi kesempatan untuk melakukannya lagi, ... saya ga akan ragu-ragu untuk mengambilnya.

Labels: , ,

Sunday, April 27, 2008

lion fight

I just watched the new episode of Grey's Anatomy, and was struck by what the hospital head said to Izzie Stevens, one of the residents in the story:
"This contest is a lion fight.
So, chip up. Put your shoulders back. Walk proud. Strut a little.
Don't lick your wounds.
Celebrate them.
The scars you bear are the sign of a competitor.
You were in a lion fight, Stevens.
Just because you didn't win doesn't mean you don't know how to roar."
I'll let you, reader, to interpret and take whatever it may imply... :-)
Have a nice start tomorrow morning!

Labels:

Friday, April 25, 2008

Things...

.. happen for reasons.
That's something that I always believe.

For everything that I've been through...
Thank You, Allah...

thank You for loving me this much.


Labels:

Saturday, April 12, 2008

Stay positive!

There have been a lot of ups and downs these past few weeks,... Feeling excited, but also hopeless at almost the same time that I didn't know anymore how to hold on.

Mind was occupied to stay being optimistic. Energy was spent to keep having spirit to go on. I kept moving. It's been a crazy week, I couldn't even imagine. But when I was feeling at the bottom, good things started to appear giving me hope. No, no, I know it's not just a coincidence. It just taught me that this is why we must never give up.

At the end of the week, I am exhausted. But I feel relieved, and content.
I know we're nearing there.

***

Hey, my friends, how impossible things look for you... let's keep our positive energy! This is how we're supposed to live, no?

Labels:

Thursday, April 03, 2008

snowy (early) spring

Can it be a global warming effect?



Two day snow in early Spring, while we almost had no snow during winter in the Netherlands. And Keukenhof, the tulip garden in the Netherlands, has just been opened.



Anyway, so pleased to have such a snowy day in the middle of a nice tulip garden! (Although almost all flower not fully bloomed yet, as can be expected due to this bizarre weather).

***
Pictures taken by Puri, during our visit to Keukenhof in late March.

Labels:

9-to-5

Pergi lebih pagi, pulang lebih malam.
Ditambah dua tempat kerja yang terpisah kurang lebih 7 km, kebutuhan untuk datang di dua tempat dalam satu hari membuat lebih banyak waktu terpakai untuk perjalanan, dan energi terpakai untuk bersepeda. Pulang-pulang sangat lelah. Namun dalam tidur pun banyak hal terpikirkan.

Kata siapa masa-masa mengerjakan project itu 9-to-5? :)

***

Note: bukan protes, karena kok hari-hari seperti ini lebih menyenangkan daripada duduk tenang di depan komputer berjam-jam, ya? :)



Labels: ,

(masih tentang) masa depan

Sometimes we just have to give it a go.

Berpikir terlalu panjang sebelum melakukan sesuatu ada kalanya tidak terlalu baik. Bisa-bisa malah kebanyakan berpikir, dan hasilnya, apa yang menjadi tujuan tidak tercapai. Itulah yang akhirnya saya lakukan hari ini.

***

Beberapa minggu terakhir ini, saya sedang bekerja untuk membuat contrast agent* untuk MRI. Contrast agent ini kemudian akan di-"berikan" kepada sel, lalu akan dilihat efeknya melalui MRI. Banyak hal yang belum optimal dari contrast agent ini, padahal minggu depan sel saya sudah "siap" untuk percobaan. Hal-hal inilah yang membuat beban project cukup berat akhir-akhir ini: mengejar optimasi contrast agent, mengurus sel, dan memastikan bahwa kita memiliki teknik MRI yang tepat untuk hal ini.

Berminggu-minggu berkutat mencari formulasi contrast agent yang optimal. Tapi rasanya berkutat-kutat dalam contrast agent terus menerus tidak tampak seperti hal yang baik. Hal itu memakan waktu, bahkan bisa menghabiskan waktu satu project sendiri. Kalau seperti ini, bisa-bisa saya sama sekali tidak maju ke tahap test dalam sel, bagian yang justru menjadi tujuan. Akhirnya, bismillah, dengan informasi yang sudah saya punya sejauh ini, sudah saatnya berani melangkah maju. Hari ini saya membuat contrast agent yang siap untuk dipakai oleh sel. Mari kita lihat minggu depan, apa sel memberikan respon yang baik terhadap contrast agent ini. Setidaknya, langkah kali ini akan mengindikasikan jika project saya ini bukan hanya angan-angan, impian-impian (terlalu) tinggi para petinggi :D, belaka.

***

Kita memang tidak pernah tahu apa yang akan terjadi besok, ya?
Apalagi yang akan terjadi di masa depan. Merencanakan memang penting. Memikirkan baik-baik apa yang ingin dicapai, agar langkah yang diambil mendukung tujuan, juga adalah hal yang perlu. Tapi, kalau terlalu banyak berpikir, memastikan segala sesuatunya baik sebelum melangkah ke tahap berikutnya,... rasanya kita tidak akan pernah punya cukup informasi. Karena hari esok selalu merupakan misteri, dan ilmu kita terbatas. Dan kita perlu keberanian untuk memilih apa yang akan kita lakukan besok, selain berdoa dan bertawakal tentunya.


Di kala kepala saya sedang dipenuhi kabut tentang apa yang saya ingin (atau perlu?) lakukan di masa depan,... alhamdulillah ada satu alternatif yang terbukakan. Alternatif yang bisa saya bilang sangat berbeda dengan apa yang sudah saya lakukan (lagi-lagi!). Alternatif yang sepertinya bukan ideal, atau katakanlah tidak lazim untuk kasus saya. Bagaimanapun, alternatif tersebut sangat menarik. Menggiurkan, dan mungkin akan membukakan jalan yang lebih baik bagi saya. Siapa yang tahu? :). Yang saya tahu, mengambil alternatif ini membutuhkan banyak keberanian, untuk lagi-lagi, masuk ke dunia yang baru, yang betul-betul berbeda.

Masa depan, sungguh, hanya rahasia Yang Di Atas, ya. Yang hanya bisa saya lakukan adalah berusaha sebaik-baiknya di masa sekarang. Saya hanya ingin bahwa apa yang saya lakukan sekarang akan signifikan untuk masa depan. Berdoa.. semoga dibukakan jalan yang terbaik. Karena di antara banyaknya pilihan, hanya Dia yang paling tahu apa yang terbaik bagi kita, bukan?

***

Catatan:
*contrast agent = bahan kimia yang jika dimasukkan ke dalam tubuh akan memberikan kontras pada gambar hasil pencitraan (contoh: hasil MRI).

PS: jika ada yang tertarik mengenai apa yang saya kerjakan, dengan senang hati silakan kontak saya, ya :).

Labels: