Kado dari Mentari untuk aki
Akhir-akhir ini saya semakin yakin bahwa Allah memang maha baik. Allah menciptakan bayi manusia sedemikian rupa sehingga orang (manapun, tanpa mengenal SARA) yang melihatnya menjadi sayang. Kalau kata nin-nya Mentari, kelucuan bayi adalah salah satu survival kit mereka.
Coba deh, pernah ga lihat bayi yang bikin hati susah? :)
Aki-nya Mentari baru datang Sabtu kemarin (usia Mentari: 2 bulan 3 hari). Dan Mentari menyambut aki dengan respon yang bikin akinya terharu. Hari itu pertama kalinya Mentari bisa berinteraksi dengan lama. Kalau diajak ngobrol dia senyum dengan mulut terbuka (ketawa tapi ga ada suaranya) terus bisa bilang "hao.. hao.. eh.."
Terus kemarin Mentari waktu diajak ngobrol menjawab dengan senyum (kali ini bibir tertutup) maniiiis sekali. Wah, hati ibu jadi meleleh... rasanya hilang semua cape.
Beberapa hari ini Mentari selalu mandi pagi sama aki. Ternyata baru aja nih Mentari kalau mandi dengan badan tengkurep, kakinya berenang. Seneng banget kayaknya sampai kalau dibalik protes. Ini juga kayaknya hadiah dari Mentari untuk aki. Hehehe...
Oh ya, di usianya yang 2 bulan ini Mentari juga sudah tertarik dengan mainan yang bersuara, menyala-nyala dan bergerak. Pagi tadi kita punya mainan baru dari neneknya di Jakarta, dan ini pertama kalinya Mentari tertawa sembil mengoceh dan menggerak-gerakkan kaki dan tangannya.
Duuh,... alhamdulillah, ya Allah, Mentari sudah semakin besar. Tumbuh jadi anak yang baik hati dan sholehah ya, Neng...
Labels: mentari



