Yang lain yang ingin saya bicarakan tentang ECR 2009 kemarin, adalah tentang kebaikan-kebaikan yang saya terima.
Saya betul-betul terkesan dengan kebaikan profesor saya. Saya merasakan kebaikannya sebagai seorang guru yang sangat peduli dengan murid-muridnya. Bukan hanya seorang pengajar, tapi juga pendidik sekaligus sahabat. Bayangkan, malam pertama kita tiba, beliau lebih memilih untuk meng-organize acara makan malam dan duduk bersama mahasiswa-mahasiswanya, daripada datang ke VIP dinner (yang katanya selalu di tempat "wah"-nya Wina). Hari pertama kongres, beliau pergi bersama-sama kita, mengajak makan pagi, dan menunjukkan jalan. Beliau tinggal di hostel bersama-sama kita, hang-out bersama-sama kita, dan banyak kebaikan-kebaikan lainnya untuk memastikan mahasiswa-mahasiswanya dalam keadaan yang nyaman.
Salah satu acara makan-makan ;)
Di kongres, beliau meluangkan 2 jam (dan sebenarnya 3x 2 jam karena ada 3 grup) untuk menemani kita berkeliling-keliling di technical exhibition yang besar itu. Beliau menjelaskan banyak teknologi baru, dan yang paling penting, menunjukkan bagaimana membuka percakapan dengan para ekshibitor. Beliau memotivasi kami semua (atau saya, setidaknya) untuk kembali ke technical exhibition di hari-hari berikutnya, dan memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapat informasi dan network!
Malam terakhir, kami pergi ke acara dinner party. Orang-orang berdasi kupu-kupu, bergaun cantik, live music, dansa, dll. Ini pertama kalinya saya datang ke acara seperti ini. Pak profesor berdansa dengan beberapa murid-nya (saya sembunyi di balik meja, takut diajak dansa :P abisnya kalau sampai nginjek kakinya gimana? hihihi), dan malam tersebut beliau selalu berpindah-pindah dari satu meja ke meja yang lain untuk mengajak kita ngobrol. Dan selain itu, ketika acara formal telah selesai, dan live music sudah diambil alih oleh DJ dan semua orang dugem, pak profesor ikutan dugem juga sampai pagi! :-)
Meja kita
"Shall we dance?" Inti yang saya mau katakan adalah, saya dan banyak teman lainnya terkesan dengan kebaikan beliau, atas apa yang beliau lakukan untuk kami. Dan seperti yang orang-orang katakan bahwa kebaikan itu menyebar... jika kami tidak bisa membalas kebaikannya, kami akan berusaha membalasnya dengan melakukan kebaikan-kebaikan kepada orang lain...
Labels: austria, ECR2009, inspiration, travel